Selasa, 26 Juni 2012

7 Langkah Awal Berprestasi


by  Silmi Nurul ‘Adilah (XI-IPA RMBI)

Akhir-akhir ini, saya sering mencari tahu segala hal tentang orang-orang yang ‘luar biasa’. Sebenarnya hanya untuk mengisi kekosongan waktu dan sekedar memenuhi hasrat ingin tahu akan hal yang membuat mereka ‘berbeda’ dari orang-orang pada umumnya.
            Mengapa mereka bisa menghasilkan banyak karya yang sungguh brilian? Yang akhirnya tentu akan membanggakan almamater, lalu kota, bangsa, Negara, bahkan Agama.
Saya percaya, sebelum perjalanan mereka yang telah sejauh ini, mereka pasti memulainya dengan 1 langkah awal yang kemudian di ikuti oleh langak-langkah berikutnya. Saat membaca berbagai blog dari orang-orang ‘luar biasa’ tersebut, saya menemukan kesamaan, yaitu:
1.      Dekat dengan pemiliknya

Seseorang pernah berkata kepada saya, “ayo bangun! (di malam hari) dekati pemilik ilmunya, lolos seleksi olimpiade hanyalah urusan kecil bagi-Nya” setelah ia berkata, sesaat saya terdiam. Ya, jika hanya memenuhi hari dengan belajar, betapa bodohnya kita karena meninggalkan pemilik ilmunya.

2.     Tekun berlatih

Saya memiliki seorang teman,  kakaknya berkuliah di perguruan tinggi ternama di Bandung, dan di jurusan yang saya harapkan. Saya menjadi begitu tertarik untuk bertanya tentang kebiasaan dan jam belajar kakaknya. Ia lalu menerangkan bahwa kakaknya adalah seorang akhwat yang tekun. Pernah suatu malam ia terbangun dan melihat kakaknya sedang asyik belajar, padahal  saat itu sekitar pukul 3 pagi. (Waw!)

3.     Melihat, mendengar, dan merasakan

Seorang arsitek yang saya kagumi, adalah seorang yang melihat, mendengar, dan merasakan, sehingga ia mampu menghasilkan karya yang tak hanya indah, namun unik sesuai karakternya, dan memiliki fungsi yang sesuai dengan penghuninya. Ia adalah seorang yang peka terhadap  isu sosial, budaya, ekonomi, ras, dan agama. Kepekaannya itulah yang membuat ia berbeda dengan arsitek lainnya.

4.     Memiliki semangat yang tinggi

Salah seorang guru yang pernah mengajari saya fisika, pernah bercerita bahwa awalnya ia tidak menyukai fisika, namun guru disekolahnya memberikan PR setiap harinya kurang lebih 100 soal untuk diselesaikan. Tidak ada kesempatan untuk menunda PR karena jika tidak dikerjakan hari ini, esok harinya PR akan bertambah menjadi 200, dan begitu seterusnya hingga ujian akhir tiba. Karena sering berlatih, guru saya menemukan kesenangan tersendiri terhadap mata pelajaran fisika. Memang sulit awalnya,  namun t tanpa belenggu yang membatasi kita, kita tidak akan pernah berusaha untuk membebaskan diri dari belenggu tersebut.
 Banyak orang hebat yang berawal dari segala keterbatasan, namun semangatnya lebih tinggi dari keterbatasannya. Hadapi semua tantangan yang datang, dengan asumsi tantangan itu adalah ujian yang apabila kita berhasil melewatinya, maka kita akan sampai di level yang lebih tinggi.

5.     Terus ber-inovasi

Bill Gates pernah berkata bahwa saat ia di bangku  sekolah, ia  bukanlah yang terbaik di kelasnya, namun saat ini ia adalah pemilik dari Microsoft dan temannya yang dulu terbaik di kelasnya, sekarang hanyalah salah satu dari pekerjanya.
Jelaslah, bahwa inovasi membedakan antara pemimpin dan pengikut.

6.     Pandai mengatur waktu

Orang-orang yang hebat, mereka pandai mengatur waktu. Untuk Tuhannya, keluarganya, teman-temannya, dan pekerjaannya.   Walaupun kita belum bekerja, tidak berarti kita tidak perlu mengatur jadwal harian. Penarkah kalian mendengar kalimat yang menyatakan bahwa kehebatan sebenarnya hanyalah sesuatu yang dilakukan secara terus menerus. Jika kita menyukai sesuatu, maka sisihkanlah waktu tersendiri yang rutin setiap hari atau setiap minggu untuk melatih kemampuan kita dalam hal yang kita sukai.

7.      Do’a orang tua

“ceritakanlah mimpi-mimpimu pada ibumu, buat ia berucap “amiin” atas setiap impianmu” – kalimat yang pernah kubaca pada sebuah blog yang ku ikuti.
Bagi saya, do’a orang tua bukan hanya ampuh untuk dikabulkan, namun juga ampuh menjadi bahan bakar semangat untuk mengukir prestasi. 

Semoga bermanfaat ^^ 

Leave a Reply

 
 

Followers

Penulis

Foto saya
Bandung/Jawa Barat, Indonesia
M.I.T (Mansaba Idea Team) sebuah tim yang dibentuk untuk sebuah perlombaan blog terkreatif yang dilaksanakan oleh Universitas Pendidikan Indonesia.