Senin, 25 Juni 2012

REMAJA, KEMAJUAN TEKNOLOGI, DAN HARAPAN


by Rizal Aprian (X-RMBI)

Aku ingin begini, aku ingin begitu
Ingin ini, ingin itu banyak sekali
Semua, semua, semua dapat dikabulkan
Dapat dikabulkan dengan kantong ajaib

            Bila kita mendengar lagu itu, kita akan ingat tokoh kartun yang bernama Doraemon. Sebuah tokoh kartun yang berperan sebagai robot abad ke-22 yang diciptakan untuk membantu manusia yang sedang kesusahan menggunakan kantong ajaibnya. Dalam film kartun tersebut, Doraemon diturunkan ke bumi untuk membantu seorang remaja bernama Nobita. Akan tetapi, Nobita malah memanfaatkan doraemon untuk hal-hal negatif seperti menjaili bahkan mencelakai orang. Alhasil, Doraemon dan ibu Nobita pun marah kepada Nobita. Kisah Doraemon dianalogikan dengan hadirnya teknologi di kehidupan manusia untuk mempermudah aktivitas manusia terutama remaja. Akan tetapi, remaja justru menyalahgunakan teknologi, maka tidak heran jika remaja sering dikaitkan dengan penyalahgunaan teknologi.
            Seiring perkembangan zaman teknologi semakin berkembang. Di penjuru dunia teknologi sudah merajai internasional, termasuk Indonesia. Akan tetapi, sangat disayangkan jika di Indonesia ini belum secanggih jepang yang terkenal dalam bidang teknologi. Indonesia belum seperti jepang. Indonesia masih mengimpor kendaraan atau barang-barang elektronik dari Jepang. Indonesia sebenarnya mampu seperti jepang, namun belum didukung dengan Sumber Daya Manusia terutama remaja yang belum menaruh harapan yang besar terhadap teknologi.
Hadirnya teknologi kian mewarnai kehidupan remaja. Remaja sepantasnya bersyukur lahir di zaman yang serba ada. Bayangkan jika lahir di zaman dulu, mungkin kita hidup tidak secanggih ini. Zaman yang serba ada ini seharusnya ditunjang dengan sumber daya manusia terutama remaja yang mempunyai harapan besar pada teknologi, karena suatu tujuan akan tercapai jika seseorang membulatkan tekad dan harapan pada tujuan tersebut.
            Teknologi seharusnya menjadikan remaja lebih giat dalam belajar, karena teknologi menunjang remaja dalam belajar. Seperti, internet yang memudahkan remaja dalam pencarian informasi atau data dan handphone yang diciptakan sebagai alat komunikasi. Akan tetapi, remaja zaman sekarang berbeda dengan remaja zaman dulu. Remaja zaman sekarang cenderung malas dalam belajar karena disibukkan dengan handphone, blackberry, game online, facebook, dan lain-lain. Kondisi seperti ini sangat berbeda dengan zaman dulu yang belum secanggih seperti saat ini, namun remaja zaman dulu selalu rajin dalam belajar. Seharusnya remaja zaman sekarang lebih rajin daripada remaja dulu karena di zaman ini sudah ditunjang dengan hadirnya teknologi yang membantu meringankan tugas remaja.
Teknologi sebaiknya menjadikan remaja berpikir kritis dan kreatif terhadap teknologi, karena di zaman serba canggih ini dibutuhkan pemikiran cemerlang para remaja untuk menciptakan teknologi yang baru dan dapat dijadikan sebagai alternatif. Apalagi teknologi saat ini memang sudah merajai dunia. Salah satu contohnya jepang yang selalu terdepan dalam teknologi. Banyak teknologi yang diciptakan oleh orang jepang yang sangat diminati dan menembus pasar internasional, seperti Motor, Mobil, dan barang-barang elektronik. Indonesia seharusnya meniru keberhasilan jepang dalam bidang teknologi. Seharusnya remaja Indonesia juga mampu berpikir kritis terhadap teknologi dan mampu menghasilkan teknologi yang lebih canggih dari jepang, sehingga remaja-remaja di Indonesia berlomba-lomba dalam menciptakan sebuah teknologi.        
Disamping itu, Teknologi juga ternyata dapat menentukan nasib dan menuntun remaja ke masa depan yang mereka tuju. Dalam hal ini menentukan nasib bukan dengan cara meramal seperti yang dilakukan dukun atau peramal, namun dengan memprediksi potensi kecerdasan, minat, dan bakat melalui finger print (alat peneliti kecerdasan melalui sidik jari). Dewasa ini, banyak cara yang dilakukan untuk mengetahui potensi kecerdasan, minat, dan bakat seseorang, namun belum dapat diketahui secara maksimal seperti melalui tes psikotes,        tes potensi akademik, dan lain-lain. Akan tetapi, ada cara yang lebih efektif untuk mengetahui potensi kecerdasan, minat, dan bakat seseorang yaitu tes sidik jari kecerdasan dengan menggunakan alat yang bernama finger print, alat ini akan mendeteksi potensi kecerdasan, minat, dan bakat seseorang melalui sidik jari. Manfaat dari alat ini tentu sangat dirasakan berbagai kalangan terutama remaja. Melalui tes sidik jari kecerdasan ini, remaja yang masih duduk di bangku SMP dapat mengetahui  potensi kecerdasan, minat, dan bakatnya. Selain itu, melalui alat tersebut dapat mengetahui kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai diinginkan remaja tersebut, karena melalui kegiatan ekstrakurikulerlah bakat remaja dapat tersalurkan. Saat ini, banyak remaja yang mempunyai bakat di bidang seni maupun olahraga yang belum tertampung. Untuk menampung bakat remaja, di sekolah dibentuk kegiatan ekstrakurikuler, seperti Pramuka, PMR (Palang Merah Remaja), Paskibra, Merpati Putih, Pencinta Alam, Sepak Bola, Bola Voli, Basket, dan lain-lain. Jika sudah mengikuti kegiatan ekstrakurikuler remaja dapat menyalurkan bakatnya dan dapat meraih prestasi yang membanggakan. Prestasi tersebut diraih bila didalam jiwa remaja tertanam semangat yang tak pernah terpadamkan. Prestasi yang diraih remaja di bidang olahraga atau seni dapat dijadikan pertimbangan untuk masuk SMA atau Perguruan Tinggi melalui jalur prestasi.
            Bagi remaja yang duduk di bangku SMA dan perguruan tinggi, alat ini juga dibutuhkan untuk mengetahui minat remaja melalui penjurusan. Saat ini penjurusan di SMA dibagi menjadi tiga, yaitu IPA (Ilmu Pengetahuan Alam), IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial), dan Bahasa. Ketiga pilihan penjurusan tersebut menjadikan remaja bingung dalam memilih jurusan sesuai dengan minat dan tingkat kecerdasan yang dimiliki remaja. Saat ini, baru melalui tes psikotes dapat diketahui potensi minat dan tingkat kecerdasan remaja. Akan tetapi, baru-baru ini melalui finger print dapat diketahui minat dan tingkat kecerdasan remaja. Dengan begitu guru dapat mengarahkan siswa untuk memilih program penjurusan yang dituju dan sesuai dengan minat dan tingkat kecerdasan siswa tanpa harus ada paksaan.
            Disamping itu, melalui alat ini dapat diketahui potensi akademik remaja tanpa melalui tes seperti yang biasa dilakukan. Saat ini, melalui TPA (Tes Potensi Akademik) dapat diketahui potensi akademik remaja untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Akan tetapi, tes tersebut belum maksimal karena remaja bisa saja dalam menjawab soal tidak jujur. Tentu perilaku tidak jujur remajalah yang dapat menghalangi tujuan mereka tersebut. Untuk itu, dibutuhkan transparansi (keterbukaan) dalam hal ini. Solusinya, menggunakan finger print-lah potensi akademik remaja dapat diketahui dan guru pun dapat mengarahkan remaja pada Perguruan Tinggi dan fakultas yang sesuai dengan potensi akademik remaja.
            Dapat diketahui teknologi saat ini memang sangat berpengaruh pada kehidupan manusia terutama remaja. Teknologi banyak memberikan sisi positif pada kehidupan remaja. Banyak manfaat yang didapat dari kemajuan teknologi bagi para remaja sehingga teknologi kian mewarnai kehidupan remaja. Seharusnya remaja tidak hanya menggunakan teknologi tetapi remaja harus memberikan timbal balik pada teknologi layaknya simbiosis mutualisme antara lebah dan bunga. Remaja sepantasnya menciptakan teknologi yang baru dan dapat di nikmati oleh generasi berikutnya. Selain itu, hadirnya teknologi bukan membuat remaja memanfaatkan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat melainkan untuk menunjang remaja dalam menuntut ilmu, karena teknologi diciptakan harus beriringan dengan pendidikan. Saat ini banyak remaja yang pandai dalam bidang teknologi, namun tidak dibarengi pandai dalam belajar. Kondisi ini jika dibiarkan maka akan berpengaruh pada kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) di negara kita. Untuk itu, dari remajalah yang memulai untuk menaruh porsi yang sama antara pendidikan dan teknologi. Teknologi memang sangat diperlukan untuk kehidupan manusia terutama remaja, namun harus diiringi dengan pendidikan.

4 Responses so far.

  1. Just went through your blog.
    It's really amazing and helpful.
    Looking forward to more posts like this.
    keep sharing
    For any assistance regarding QuickBooks contact us.
    QuickBooks customer service number

  2. Unknown says:

    Just dial the toll free number 1-844-249-4536 irrespective of your location across the country. It is the most popular and trusted Google Chrome tech support helpline in the country.

  3. I am happy to be here and this wonderful blog. I have found here lots of important information for my knowledge I need. Thanks for sharing this amazing post. For instant support related to Roadrunner Email Login Issues please contact our team for instant help.

Leave a Reply

 
 

Followers

Penulis

Foto saya
Bandung/Jawa Barat, Indonesia
M.I.T (Mansaba Idea Team) sebuah tim yang dibentuk untuk sebuah perlombaan blog terkreatif yang dilaksanakan oleh Universitas Pendidikan Indonesia.